PEMODELAN SEBARAN KUALITAS AIR DI PESISIR SELAT BALI TERHADAP EKOSISTEM PERAIRAN

Abiyani Choirul Huda(1*), Octavia Prihanesti Kartika Rini(2)

(1) Institut Teknologi Kalimantan
(2) Teknik Kelautan , Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Selat Bali secara geografis terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Luas perairan Selat Bali
diperkirakan mencapai 900 mil persegi. Perairan ini memiliki potensi perikanan yaitu menghasilkan ikan rata-rata 100 ton/tahun. Potensi perikanan di Selat Bali sangat beragam terutama ikan lemuru (bali sardinella). Dari beberapa penelitian, menunjukkan bahwa Selat Bali merupakan perairan yang sangat subur, ditandai dengan melimpahnya nutrien di Selat Bali, nutrien yang berlebih memicu terjadinya blooming algae atau meledaknya populasi fitoplankton. PT. 1368 adalah salah satu industri yang membuang limbah cair hasil pengolahan dan pembekuan udang ke Selat Bali. Parameter kualitas air limbah cair udang meliputi BOD, DO, Nitrat, Fosfat, COD dan TSS. Penelitian ini dilakukan pada musim barat yaitu bulan Januari 2019, dan kemudian melakukan pemodelan dengan MIKE 21 EcoLab, untuk mengetahui besaran dan pola sebaran pencemaran di Selat Bali. Hasil dari pemodelan menunjukkan bahwa parameter yang mempengaruhi kualitas air di Selat Bali adalah DO, Nitrat dan Fosfat. Nilai DO mengalami penurunan dibawah baku mutu, baik pada saat pasang, menuju pasang, surut dan menuju surut sebesar 1.850 – 2.227 mg/L, nilai nitrat di atas baku mutu sebesar 0.720 – 0.730 mg/L dan nilai fosfat di atas baku mutu sebesar 0.710 – 0.713 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan terjadinya perebutan oksigen bagi biota dan perairan Selat Bali dalam kategori sangat subur dan dapat memicu blooming algae, dengan ditandai menurunnya hasil tangkap ikan lemuru. Penanganan pencemaran di Selat Bali ini melibatkan stake holder terkait pusat sampai ke daerah, pemantauan dan pengawasan secara rutin, hingga pemutusan perizinan pihak indistri yang melakukan pencemaran, penyempurnaan penggunaan IPAL untuk mengurangi kadar nitrat dan fosfat dan penerepan selanjutnya menggunakan ocean outfall.


Article metrics

Abstract views : 89 | views : 17

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35314/ip.v11i2.1963

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 INOVTEK POLBENG


This Journal has been listed and indexed in :

         

Creative Commons License
inovtek polbeng by http://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License