PERBANDINGAN KARAKTERISTIK BETON SERAT KAWAT BENDRAT f’c 20 MPa DENGAN CAMPURAN AIR GAMBUT DAN AIR SUMUR BOR

Zev Al Jauhari(1*), Fia Apriani(2)

(1) Politeknik Negeri Bengkalis
(2) Politeknik Negeri Bengkalis
(*) Corresponding Author

Abstract


Salah satu cara untuk meningkatkan kuat tarik beton adalah dengan menambahkan serat. Serat kawat dengan panjang dan jumlah tertentu dapat meningkatkan
nilai karakteristik beton. Penelitian ini menggunakan serat konvensional (kawat bendrat)dengan panjang 6 cm sebanyak 1% terhadap berat semen pada
campuran beton. Nilai kuat tekan dan kuat tarik beton akan dibandingkan terhadap campuran air yang berbeda. Beton dengan campuran air sumur bor dan air
gambut menggunakan mutu rencana f’c 20 MPa akan diuji pada hari ke-3, 7, 14, dan 28. Nilai kuat tekan dan kuat tarik rata-rata untuk beton normal (air sumur
bor)adalah 22.5 MPa dan 2.35 MPa, sedangkan nilai kuat tekan dan kuat tarik beton menggunakan air gambut adalah 19.8 MPa dan dan 1.9 MPa. Penambahan
serat kawat bendrat 1% pada beton menyebabkan penurunan pada nilai kuat tekan dan kuat tarik beton, pada campuran dengan air sumur bor adalah 14.6 MPa
dan 1.75 MPa, sedangkan pada air gambut adalah 15.75 MPa dan 1.7 MPa. Dari hasil pengujian, disimpulkan bahwa nilai karakteristik awal (hari ke 3-14)beton dengan campuran air gambut memiliki nilai yang lebih besar daripada beton dengan dengan campuran air sumur bor. Nilai kuat tekan dan kuat tarik beton
air sumur bor maupun beton air gambut menurun dengan adanya penambahan serat kawat bendrat. Hal ini disebabkan berlebihnya jumlah atau ukuran serat
pada campuran beton mengakibatkan beton menjadi sulit untuk homogen.

Keywords


Beton serat, kawat bendrat, air gambut, kuat tekan, kuat tarik.

Article metrics

Abstract views : 25 | views : 0

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Zev Al Jauhari, Fia Apriani