DESAIN KAPAL PENANGKAP IKAN MULTIPURPOSE 70 GT

Suardi Suardi Suardi(1*)

(1) Institut Teknologi Kalimantan
(*) Corresponding Author

Abstract


Kalimantan Timur merupakan salah satu yang mempunyai potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia, terutama untuk perikanan tambak maupun perikanan air tawar dan air laut. Namun, hingga tahun 2014 potensi hasil laut di perairan ini baru dimanfaatkan sekitar 30% dari total produksi 341 ribu ton yang ada. Hal ini karena kapal-kapal yang beroperasi masih belum memadai. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan kapal penangkap ikan beserta alat tangkapnya. Keunggulan kapal ini dengan kapal jenis lain adalah kapal penangkap ikan multipurpose yang dapat digunakan sepanjang tahun, berbahan fiber reinforced plastic (FRP) juga direncanakan memiliki 3 (tiga) alat tangkap, yaitu jaring insang (gill net), pukat tarik (seine net) dan pancing (pole and lines). Perencanaan ukuran kapal, data utama kapal, alat tangkap dan perhitungan-perhitungan pendekatan disesuaikan dengan metode desain kapal. Dengan metode iterasi (trial and error) dalam menentukan ukuran utama kapal berdasarkan besar gross tonnage (GT) yaitu 70 GT adalah Lpp = 20.4 m, B = 5 m, H = 2.5 m, T = 1.7 m, Cb = 0.551 dan Vs = 10 knot. Dari ukuran utama yang telah didapat kemudian dirancang gambar rencana garis (linesplan) dan rencana umum (general arrangement) kapal.


Keywords


Kapal Ikan, Multipurpose, 70 GT

Article metrics

Abstract views : 63 | views : 13

Full Text:

PDF

References


Edwar V Lewis, (1988). Principles of Naval Architecture Volume II. Jersey City, USA

Benny N Joewono (2011, 8 Mei). Perikanan Kaltim Baru Tergarap 30 Persen. Diperoleh dari . https://bola.kompas.com/read/2011/05/08/11113694/Perikanan.Kaltim.Baru.Tergarap.30.Persen

BKI. (2014). Volume 2 Rules for The Classification and Construction. Biro Klasifikasi Indonesia, Jakarta.

BKI. (2016). Volume 5 Rules for Fiberglass Reinforced Plastics Ships. Biro Klasifikasi Indonesia, Jakarta.

BKI. (2015). Volume A Guidance For FRP and Wooden Fishing Vessel Up To 24 M 2015 Edition. Biro Klasifikasi Indonesia, Jakarta.

Fyson, J. (1985). Design of Small Fishing Vessel. Food and Agriculture Organization of the United Nation (Fishing News Book Ltd). Famham Surrey, England.

http://perpustakaan.kaltimprov.go.id/berita-537-kaltim-penghasil-kelautan-dan-perikanan-terbesar.html

Jones, (1975). Mechanics of Composite Materials. Tokyo: Mc Graw-Hill Kogakusha, Kurniawan, Billy T. (2013). Perencanaan Propeller Self-Propelled Barge. Jurnal Teknik Vomits Vol. 2, No.1 (2013) ISSN: 2337-3539 Ltd.

Junianto. 2003. Teknik Penanganan Ikan. Penebar Swadaya. Bandung

Kurniawan, B.T. 2013. Perancagan Propeler Self-Propelled Barge. Jurnal Teknik Vomits Vol. 2, No.1 (2013) ISSN : 2337-3539. ITS, Surabaya.

Schwartz M.M.. (1984). Composite Materials Handbook. McGraw-Hill, New York.

Van Oortmerssen, G., (1971). ‘A Power Prediction Method and Its Application To Small Ships’. International Shipbuilding Progress, vol. 18, no. 207, pp. 397-415. 10.3233/ISP-1971-1820701.




DOI: https://doi.org/10.35314/ip.v8i2.660

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 INOVTEK POLBENG


This Journal has been listed and indexed in :

         

Creative Commons License
inovtek polbeng by http://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License