Analisis Temperatur PWHT dan Holding Time pada Sambungan Las Material SA 387 Grade 11 Class 1 Terhadap Nilai Kekerasan dan Struktur Mikro

Muhamad Ari(1*)

(1) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Material SA 387 Grade 11 Class 1 tergolong material 1.25Cr-0,5Mo sangat sensitif terhadap hydrogen cracking serta nilai kekerasan yang tinggi setelah dilakukan proses pengelasan. Untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya hydrogen cracking pada Heat Affected Zone (HAZ) dan nilai kekerasan yang tinggi maka direkomendasikan untuk dilakukan preheat dan post weld heat treatment (PWHT). Pada penelitian ini PWHT dilakukan dengan variabel temperatur dan holding time pada masing-masing spesimen, yaitu 590°C, 620°C, dan 650°C dengan holding time 30 dan 60 menit. Pemanasan dan pendinginan dilakukan di dalam automatic muffle furnace. Hasil pengujian struktur mikro menunjukkan bahwa perbedaan temperatur dan holding time dapat mempengaruhi struktur mikro. Pada uji struktur mikro diketahui bahwa semakin tinggi temperatur dan semakin lama holding time mengakibatkan dominasi fasa bainit semakin berkurang. Hasil uji kekerasan tertinggi terletak pada temperatur dan holding time terendah, yaitu 590ºC dan holding time 30 menit dengan nilai kekerasan 153,08 HVN pada base metal, 215,23 HVN pada HAZ, serta 239,28 HVN pada weld metal. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada temperatur dan holding time tertinggi, yaitu 650ºC dan holding time 60 menit dengan nilai kekerasan 138,71HVN pada base metal, 173,65 HVN pada HAZ, serta 215,52 HVN pada weld metal.

 


Keywords


Post Weld Heat Treatment; temperature; holding time; hardness; microstructure

Article metrics

Abstract views : 19 | views : 4

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35314/ip.v9i2.1175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 INOVTEK POLBENG


This Journal has been listed and indexed in :

         

Creative Commons License
inovtek polbeng by http://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License