PENGARUH PARAMETER MENGGURDI BERTAHAP TERHADAP TERBENTUKNYA RASIO DELAMINASI BAIK PADA SISI MASUK MAUPUN SISI KELUAR LUBANG

irwan kurniawan(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Delaminasi merupakan salah satu jenis kerusakan  kritis pada material Komposit. Delaminasi terjadi akibat sebagian dari benda kerja tidak terpotong secara sempurna akan tetapi dilakukan proses pemotongan dengan cara memberikan penekanan melalui pahat gurdi ke material, justru yang terjadi deformasi plastis disebabkan mekanisme penekanan, pada umumnya kondisi seperti ini terjadi pada material  lunak yang memiliki mampu mesin yang rendah dan cenderung menghasilkan cacat seperti delaminasi baik pada bagian masuk (Entrance) maupun keluar lubang (Exit).  penggunaan geometri pahat yang dimodifikasi bertingkat bukanlah  merupakan  kondisi yang  terjadi sebenarnya. Untuk saat ini, kondisi tersebut baru dapat dipenuhi dalam  skala laboratorium, untuk  kondisi sebenarnya penggunaan  metoda menggurdi Step drilling ( Page Drilling Cycle) yang paling memungkinkan  Oleh karena itu pada penelitian ini difokuskan untuk melihat peluang penggunaan metoda  menggurdi bertahap. Dengan menggunakan Rancangan  Metode Taguchi Orthogonal Array L36 pengamatan dilakukan. Hasilnya dianalisa dengan  menggunakan metoda Signal-to-Noise Ratio (S/N ratio) dan ANOVA (Analysis of Variances).  Hasil dari   S/N ratio mengindikasikan bahwa gerak makan kontribusinya sangat kecil untuk menggurangi delaminasi dalam  suatu sistem pemotongan kemungkinan ini disebakan karena gerak makan yang diberikan itu merupakan  rentang yang kecil secara teoritis tidak akan berpengaruh besar terhadap terbentukanya delaminasi 

Keywords


komposit, delaminasi,Taguchi,ANOVA

Article metrics

Abstract views : 10 | views : 3

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35314/ip.v9i2.1031

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 INOVTEK POLBENG


This Journal has been listed and indexed in :

         

Creative Commons License
inovtek polbeng by http://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License