Studi Kelayakan Pemindahan Area Pelayaran Batam Marine Ambulance (BMA) dari Pelabuhan Tanjung Punggur ke Area Sekupang Kota Batam

SAPTO WIRATNO SATOTO(1*), Muhammad Zainuddin Lubis(2), Muhammad Zainuddin Lubis(3), Lalu Giat Juangsa Putra(4), Lalu Giat Juangsa Putra(5), Hanifah Widiastuti(6), Hanifah Widiastuti(7), Rahman Hakim(8), Rahman Hakim(9), Benny Hadli Irawan(10), Benny Hadli Irawan(11), Ihsan Saputra(12), Ihsan Saputra(13), Naufal Abdurrahman(14), Naufal Abdurrahman(15), Budi Baharudin(16), Budi Baharudin(17)

(1) Politeknik Negeri Batam
(2) Politeknik Negeri Batam
(3) Politeknik Negeri Batam
(4) Politeknik Negeri Batam
(5) Politeknik Negeri Batam
(6) Politeknik Negeri Batam
(7) Politeknik Negeri Batam
(8) Politeknik Negeri Batam
(9) Politeknik Negeri Batam
(10) Politeknik Negeri Batam
(11) Politeknik Negeri Batam
(12) Politeknik Negeri Batam
(13) Politeknik Negeri Batam
(14) Politeknik Negeri Batam
(15) Politeknik Negeri Batam
(16) Politeknik Negeri Batam
(17) Politeknik Negeri Batam
(*) Corresponding Author

Abstract


Pemindahan area pelayaran dilakukan guna memeperluas area pelayanan Batam Marine Ambulance (BMA). Kapal BMA merupakan kapal yang dibuat dengan kerjasama 3 instansi antara lain: Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam, Rumah Sakit Awal Bros Batam dan Politeknik Negeri Batam. Pemindahan area memerlukan kajian secara teknis baik terkait dengan kapal maupun tingkat kebutuhan transportasi yang digunakan. Lokasi pemindahan yang direncanakan adalah dari pelabuhan Tanjung Punggur menuju ke Pelabuhan Belakang Padang (Sekupang). Pemindahan ini diharapkan dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan kemanfaatan dari BMA. Dari hasil kajian awal dan literatur didatapkan data bahwa, banyak masyarakat yang masih membutuhkan adanya sarana taransportasi yang tidak berbayar untuk melayani kesehatan. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang enggan untuk memeriksakan kesehatan karena kendala pada pembiayaan transportasi. Dari segi teknis terkait dengan kondisi perairan, area pelayaran lama dan area pelayaran yang direncanakan tidak memiliki perbedaan yang signifikan, sehingga untuk dampak lingkungan terhadap gerakan kapal dirasa tidak akan begitu jauh dan masih memiliki performa yang sama.

Keywords


Pelayaran, Perairan, Ambulance

Article metrics

Abstract views : 57 | views : 4

Full Text:

PDF

References


A. P. Naufal and S. W. Satoto, “Perancangan Mula Klinik Apung untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lintas Hinterland Batam,” vol. 10, no. 1, pp. 7–13, 2018.

Kementrian Kesehatan, “Pedoman Teknis Ambulance,” Kementrian Kesehatan, 2019.

BPPD Blora, “Laporan Akhir: Studi Awal Pengambangan Rumah Sakit Umum Daerah Randublatung,” Blora, 2019.

M. Z. Lubis, W. R. Puspita, B. Budiana, J. H. Purba, and R. Hakim, “Identifikasi Kedalaman Perairan (Batimetri) Terhadap Nilai Kedalaman Data Satelit di Perairan Batu Ampar, Batam,” J. Appl. Sci. Electr. Eng. Comput. Technol., vol. 1, no. 2, pp. 6–12, 2020, doi: 10.30871/aseect.v1i2.2356.

A. Roziqin, O. Gustin, S. Irawan, M. Z. Lubis, C. S. Henora, and D. A. S. Wulandari, “Pemetaan Penggunaan Lahan di Wilayah Kepesisiran Sembulang Pulau Galang Kota Batam,” vol. 12, no. 1, pp. 83–87, 2020.

S. Irawan, “Pemetaan Pasang Surut Dan Arus Laut Pulau Batam Dan Pengaruhnya Terhadap Jalur Transportasi Antarpulau,” J. Kelaut. Indones. J. Mar. Sci. Technol., vol. 9, no. 1, p. 32, 2016, doi: 10.21107/jk.v9i1.1150.

S. S. Efendi, D. Karmen, and S. . Perdana, Putu Yoga, “Efektivitas struktur penahan pasir dalam perubahan arus di perairan pantai nusa dua bali,” Kolok. Has. Litbang Sumber Daya Air, pp. 1–10, 2013.

E. Natalie, Purwanto, A. Ismanto, and B. Priyono, “ANALISIS KARAKTERISTIK ARUS LAUT UNTUK PEMANFAATAN POTENSI ENERGI ALTERNATIF DI PERAIRAN SELAT GASPAR Program Studi Oseanografi , Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , Universitas Diponegoro Balai,” J. Oseanografi, vol. 5, no. 3, pp. 317–324, 2016.

A. N. W. Pratiwi, O. M. Luthfi, F. Ibrahim, and G. A. Putri, “Studi Pola Arus Perairan Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Menggunakan Metode Penginderaan Jauh,” J. lmiah Rinjani, vol. 6, no. 1, pp. 32–38, 2018.

G. R. S. Siregar, S. Adiningsih, and Y. Heryanto, “EASYWAVE UNTUK PERAMALAN DATA GELOMBANG LAUT BERBASIS PEMOGRAMAN PYTHON DENGAN METODE SVERRUP, MUNK AND BRETSCHNEIDER (SMB) (Studi Kasus _ Perairan Sungairaden, Kalimantan Timur),” J. Meteorol. Klimatologi dan Geofis., vol. 7, no. 1, pp. 20–29, 2020.

R. Garis, R. Umum, T. Kapal, and S. Kapal, “DESAIN KAPAL AMBULANCE TIPE AXE BOW UNTUK PULAU Abstrak,” pp. 1–2.

D. Hardianto and D. Aryawan, “Pembuatan Konsep Desain Unmanned Surface Vehicle ( USV ) untuk Monitoring Wilayah Perairan Indonesia,” vol. 6, no. 2, pp. 2–7, 2017.




DOI: https://doi.org/10.35314/ip.v12i2.2585

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 INOVTEK POLBENG


This Journal has been listed and indexed in :

         

Creative Commons License
inovtek polbeng by http://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License